Salah satu dari anda pasti ada yang pernah mendengar ini. Ya
"Lavender Town Syndrome", dan saya yakin beberapa kalian belum pernah
mendengar maka akan saya jelaskan terlebih dahulu
Adalah salah satu sindrom atau penyakit atau insiden yang terjadi
sekitar tahun 1996 di jepang. Kejadian ini berpusat kepada game baru
saat itu yaitu Pokemon Red dan Pokemon green yang original. Game yang
tahun itu mendobrak sebagai Best Game of The Year ini memiliki sisi
lain. Ya, disamping game ini bisa menyenangkan anak-anak dari umur
6tahun-17 tahun, game ini MEMBUNUH sekitar 200 anak berumur 6-15. Ya,
mungkin dipikiran anda "game bodoh itu gak mungkin ngebunuh manusia".
Tapi jika kalian masihmeneliti-town-syndrome
Polisi dijepang pun melakukan penyelidikan, dan menginterogasi
GAMEFREAK, perusahaan yang merilis game HOT ini sampai Tahun ini. Dan
menemukan bahwa, pemain yang memainkan game ini terakhir mengesave data
pada kota yang bernama "Lavender town" dimana kota tersebut adalah kota
"KEMATIAN" para pokemon karena ada Pokemon Tower yang dimana tempat itu
adalah tempat untuk mengubur pokemon yang telah mati.
Penyelidikan pun berlanjut, polisi menemukan bahwa: pemain game
tersebut mati disaat mereka mendengar lagu yang ada di kota tersebut.
Dan jika anda tertarik mendengarnya, silahkan ketik LAVENDER TOWN
SYNDROME di youtube (SARAN! JIKA ANDA BERUMUR 16 TAHUN KEBAWAH, SAYA
SARANKAN JANGAAN!!)
Ternyata, lagu di kota tersebut menyebabkan beberapa penyakit buat
anak dibawah 16 tahun yaitu : halusinasi, infeksi lanbung, migrain,
sakit kepala ekstrem, hidung berdarah, mata berdarah, telinga berdarah,
dan 67% menyebabkan kematian. Karena lagunya sangat aneh sampai saya tak
bisa menjelaskanya lebih lanjut
Kembali ketopik, dengan berbekal pengetahuan diatas, saya mulai
mencoba meneliti, saya selalu mendengar lagu diatas setiap hari, dan ini
SANGAT tidak dianjurkan buat anda sekalian. Karena saya berumur 15 dan
katanya, yang akan mendapatkan efek sampingnya hanyalah 16 tahun
kebawah. Dan berikut hasil2 eksperimen saya
Hari 1: hari pertama mendengar ini, ketika memasuki intronya, jantung
saya sudah berdetak terasa mau keluar, mata saya berair, kuping saya
selalu mengaungkan lagu tersebut.
Malam 1: di malam hari, halusinasi muncul, saya mulai merasa ada
"mata" dimana2 saya berjalan, mengawasi saya, badan saya selalu
bergetar, pikiran saya mengatakan "gak ada apa2kok tenang". Dan malam
nya saya tidak biaa tidur karena suaranya mengaung
Hari ke 2: dipagi hari bangun, banyak darah di bantal saya, berdarah
dihidung. Pulang sekolah sambil belajar saya mendengar lagu itu, dan
sesuatu seperti bayangan selalu ada disamping2 saya, seolah2 mereka
melihat saya.
Malam ke 2: Saya mulai pusing ekstrem, saya merasa mata itu makin
banyak, kaki saya semakin bergetar, jantung saya selalu memacu kencang,
dan saya tak berhenti terengah2.
Pagi ke 3: saya tahajud sekitar pukul 3. Tidak ada yang salah kecuali
saat wudhu, saya merasakan hal aneh, tiba2 badan saya bergetar keras.
Saya mempunyai keinginan menunjukkan nya ke riski. Dan ya, pada saat aku
mendengarkan ke telinganya, aku melihat uratnya mengeras, tangannya
menggenggam keras, dan setelah selesai, dia seperti santai, tapi raut
mukanya sangat pucat, dan sakitnya terlihat makin parah ketika ujian.
Malam ke 3: ntah mengapa, pusing itu hilang, aku mulai menyukai lagu
tersebut, aku mulai suka seperti ini, tepat pukul 11 malam ketika aku
mendengarkan nya di headset sampai tidur, kupingku berdarah, dan
darahnya seperti,,,,, hitam,, dan ungu,, seperti seolah2, itu tanda
sesuatu akan datang
Malam ke 4: saya mulai gila, mata saya mulai berair terus menerus,
semua badan saya gak berhenti bergetar,pikiran saya berfikir "saya gak
gila, saya gak gila".
Saya skip langsung ke sore ini
Sore ini: Saya mendengarnya lagi, saya, mulai mencintai lagu ini,
saya suka ketawa2 sendiri ketika mendengar lagu ini, sampai saya
tertidur selama 15 menit, mimpi yang saya alami,,,,, mimpi itu, berisi
saya masuk ke game pokemon, tidak banyak yang saya ingat, saya cuma
ingat dibagian dimana ada pokemon LUGIA mendekati saya dan berkata "you
shall not give up, until your game is over" dan saat tersebutpun saya
terbangun, kata2nya, sampai sekarang saya selalu ingat kata2 yang jelas
terpampang dimimpi tersebut. Dan setelah mimpi tersebut, mata saya
berdarah lagi. Dan saya bisa merasakan air ditelinga saya, lalu saya
memutuskan untuk mandi. Di shower, saya merasa seperti sudah kacau, dan
berpikir "apa cara satu2nya untuk menghentikan ini adalah, bunuh diri?"
Jadi , hasil dari penelitian saya yang belum komplit, adalah: 200an
anak tersebut, bukan terbunuh karena penyakit, namun KARENA BUNUH DIRI,
karena mereka ingin lepas selamanya dari penyakit2 tersebut, mereka blum
tau bahwa lagu tersebutlah yang menyebabkan mereka sakit2an..
Sumber : 28 Maret 2013 (http://ryoluthfiadi.blogspot.com/2013/03/meneliti-town-syndrome
Nantikan post selanjutnya, insyaallah admin akan memposting songnya. Lavender town.wav.